KABUL - Seorang bomber beraksi saat patroli NATO di Afghanistan timur, Minggu (5/8/2018). Tiga tentara asal Ceko tewas dalam serangan yang diklaim oleh kelompok Taliban tersebut.

"Satu tentara AS dan dua tentara Afghanistan terluka" kata misi Dukungan NATO dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Senin (6/8/2018).

Perdana Menteri Ceko, Andrej Babis, memberikan penghargaan kepada tiga tentara Ceko yang disebutnya sebagai pahlawan yang berperang melawan terorisme.

�Saya menghormati apa yang mereka lakukan untuk negara kita. Saya mengirimkan belasungkawa saya yang terdalam kepada keluarga mereka,� kata Babis di akun Twitternya.

Afganistan Timur, di mana unit-unit Pasukan Khusus Amerika Serikat (AS) secara teratur dikerahkan untuk melawan militan, tetap menjadi salah satu daerah paling mematikan sejak militer AS mengakhiri operasi tempur utamanya terhadap Taliban pada tahun 2014.

"Pengorbanan mereka akan bertahan baik di dalam hati dan sejarah kita dan semakin memperkuat tekad kita," kata Jendral Angkatan Darat AS John Nicholson, komandan misi Dukungan dan Pasukan AS-Afghanistan, tentang korban serangan.

Serangan terhadap patroli rutin terjadi di daerah Khalazai di Charikar, Ibu Kota provinsi Parwan, kata pejabat setempat.

Taliban, berjuang untuk memulihkan hukum Islam yang ketat setelah dilengserkan tahun 2001, mengaku bertanggung jawab dan mengatakan telah menewaskan delapan tentara penjajah AS.

"Para penyerbu harus membawa tiga helikopter ambulans untuk melindungi pasukan mereka," kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid dalam pernyataannya.

Search This Blog

Powered by Blogger.

Populer Post

Pages